Memahami Teologi
Istilah Teologi sebenarnya tumbuh didunia Kristen, berasal dari bahasa Yunani yaitu Theos (tuhan) dan Logos (pengetahuan). Secara etimologi Teologi diartikan sebagai ”Pengetahuan Tentang Tuhan” atau Ilmu Ketuhanan. Di dunia Islam, Teologi sepadan dengan Ilmu Kalam. Secara harfiah kalam berarti pembicaraan atau dialektika.
Ketika berbicara tengtang Tuhan, kita selalu mendapati kaitan yang erat dengan banyak masalah lain misalnya, penciptaan alam semesta, keselamatan manusia, hari akhir, takdir dan sebagainya. Karena itu dalam Encyclopedy of Religion, Teologi didefinisikan sebagai: suatu ilmu yang membahas tentang Tuhan dan hubunganya dengan alam semesta, namun sering kali diperluas mencakup keseluruhan bidang agama. “apabila kita melihat lebih jeli lagi, akan tampak bahwa Teologi ini membahas hal hal keagamaan yang terkait dengan keyakinan atau asas dasar yang harus ada dihati para pemeluk agama. Dalam islam hal ini disebut aqidah, sedang dalam Kristen disebut dogma. Atas pertimbangan tersebut, teologi dapat kita definisikan sebagai: ilmu yang membahas masalah keagamaan berkaitan dengan keyakinan, terutama mengenai konsep ketuhanan.
Jadi Teologi dapat diartikan dengan dua cara: artian luas dan artian sempit. Dalam artian luas, Teologi adalah segala pembahasan yang berkaitan dengan agama. Dalam artian sempit, Teologi adalah pengetahuan tentang tuhan atau konsep ketuhanan.
Purwanto Abd Al - Ghaffar, Tuhan yang Menentramkan, Bukan Tuhan yang Menggelisahkan. Jakarta : Serambi, 2006







