Kasih makan dengan kursor

Subscribe to Feed


Jumlah Pengunjung

Tanggal berapa hari ini..?

Menurut Anda..?

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Foto saya
Wonosobo, Jawa Tengah, Indonesia
Sang Petualang Mencari Ma'na Hidup dan Kehidupan
RSS

STUDY QUR'AN

A. Ta’rif Al Qur’an
Al Qur’an merupakan kitab suci umat Islam yang di akui keagunganya karena keotentikan dan kebenaran berita yang di bawanya, sebelum jauh melangkah marilah kita ketahui terlebih dahulu Ta’rif atau definisi dari Al Qur’an itu sendiri, menurut Prof. Hasby as Shidiqy dalam bukunya yang berjudul Sejarah dan Pengantar Ilmu Al Qur’an/Tafsir, Al Qur’an menurut bahasa adalah Bacaan atau yang di Baca. Kata Al Qur’an adalah bentuk ‘Masdhar’ yang di artikan dengan arti Isim Maf’ul, yaitu ‘Maqru atau yang di baca’.
As Syaukany dalam Al Itqan mengatakan bahwa batas ma’na Al Qur’an adalah ‘Kalamullah yang diturunkan kepada Muhammad, yang tak dapat ditandingi oleh yang menentangya, walaupun sekedar sesurat saja dari padanya’. Dalam kitab Al Irsyad beliau menambahkan dengan kalimat ‘yang diriwayatkan dengan lisan lagi mutawattir’. Sebagian ulama mutaakhirin menambahkan dengan kalimat ‘yang kita beribadah dengan membacanya’.
B. Nama nama Al Qur’an
Al kitab
“Segala puji hanya kepunyaan Alloh yang telah menurunkan kepada hambaNya ‘Al Kitab’ dan tidak Ia jadikan baginya”. QS. Al Kahfi : 18.
Al Furqon
“Maha bahagia Alloh yang telah menurunkan ‘Al Furqon’ kepada hambaNya supaya ia menjadi peringatan bagi alam semesta”. QS. Al Furqon : 25.
Adz Dzikr
“Bahwasanya kami telah menurunkan ‘Adz Dzikr dan bahwasanya Kami sungguh akan memeliharanya” QS. Al Hijr : 13.
Serta masih banyak lagi nama nama yang diberikan oleh ulama ahli Qur’an seperti Al Bayan, Al Huda, An Nadzir dan lain lain. Namun yang mashur dikalangan ulama adalah yang disebutkan awal.
C. Cara Al Qur’an diturunkan
As Suhaily dalam kitabnya yang berjudul Ar Raudhul Anif menyebutkan beberapa cara wahyu diturunkan yaitu:
a. Lewat mimpi atau yang biasa di sebut dengan Ar Ru’yah as Shohihah.
b. Dicampakan atau dihembuskan ke dalam jiwanya.
c. Gerincingan lonceng, Nabi mendengar suara yang sangat kerasnya menyerupai gerincingan lonceng, dan inilah cara yang paling berat diterima oleh Nabi.
d. Malaikat menyerupakan dirinya sebagai seorang lelaki, pernah jibril menyerupai dalam rupa Dihyah ibn Kholifah, seorang yang sangat elok rupanya.
e. Jibril menyerupakan dalam bentuk aslinya dengan 600 sayap.
f. Alloh berbicara langsung dengan Nabi dibalik hijab.
g. Isrofil turun membawa beberapa kalimat sebelum jibril turun membawa wahyu Al Qur’an.
As Syamy dalam sirahnya menambahkan satu cara lagi yaitu, datangnya wahyu seperti suara lebah menurut riwayat dari Umar. Ada lagi yang mengatakan bahwa Nabi meneriman wahyu dari Alloh langsung berhadap hadapan, namun pendapat ini lemah karena bertentangan dengan riwayat dari ‘Aisyah.
D. Ayat yang Pertama diturunkan
Ayat yang pertama turun di dalam gua Hira adlah surat Al Alaq ayat 1-5, sesudah itu surat Al Mudassir 1-10, setalah itu selang beberapa lama wahyu tidak turun sampai Nabi kecewa karena orang orang kafir menganggap bahwa nabi telah di tinggalkan Tuhanya kemudian turunlah surat Ad Dhuha.
Muhammad Abduh berpendapat bahwa wahyu yang pertama kali turun adalah surat Al Fatihah dengan beralasan:
Letaknya di permulaan Al Qur’an.
Mengingat kandunganya yang lengkap mencangkup seluruh isi Al Qur’an.
Berdasarkan hadis yang diriwayatkan Baihaqi dalam kitab Dalailun Nubuwwah. Namun yang masyhur adalah pendapat yang pertama.
E. Ayat yang Terakhir diturunkan

Semarang, .. Januari 2010

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS